Sinetron Pengantin Remaja


AMELDA dan FABIAN sudah dijodohkan sejak mereka masih sangat kecil dulu, oleh kakek-kakek mereka yang bersahabat. Tapi sayang, kedua keluarga yang sudah bersepakat ini, terpisah jarak.

Sekarang... Amel duduk di bangku SMU. Dia sangat terobsesi dengan perjodohan itu, dan ia yakin kalau jodohnya itu seorang laki-laki ganteng yang romantis. Sementara itu ERIK, teman satu SMU-nya yang sangat tergila-gila pada Amel. Segala cara dilakukan Erik untuk bisa dekat dan mendapatkan cinta Amel.

Hal yang sama juga terjadi pada Abi (nama panggilan Fabian), yang sangat yakin, kalau jodohnya adalah seorang perempuan yang cantik dan anggun. Dan jodoh memang tidak kemana! Susah mencari-cari, ternyata... Abi dan Amel justru bertemu tak sengaja, ketika mereka sedang tergesa dan bertabrakan.









Tapi tak seperti yang diharapkan, Abi yang mengimpikan jodohnya seorang gadis yang anggun, ternyata Amel terlalu cuek dan kekanakan. Bahkan Amel bisa dikategorikan siswi yang troublemaker. Sebaliknya, Amel juga kecewa, karena Fabian jauh dari kesan pangeran impiannya, hanya guru BP yang kaku dan ketus kalau diajak ngobrol.

Mereka, Abi dan Amel jadi sering ribut. Apalagi, mereka harus menutupi hubungan ini dari murid-murid sekolah dan guru-guru. Baru belakangan, Amel merasakan kalau sebetulnya Abi romantis dan baik hati juga.

Yang akhirnya sering membuat Amel cemburu, karena Bu Farida (guru killer yang sering menghukum Amel) jatuh cinta juga pada Pak Fabian. Belum lagi Arin dan Tita -temen-temen Amel-- yang juga pada naksir karena Abi memang muda dan ganteng.

Amel yang tadinya berpikir ulang untuk menerima perjodohan itu, akhirnya malah kepingin segera menikah. Sayangnya, Abi justru ingin menunda bahkan kalau perlu membatalkan pernikahananya karena ingin mengembangkan karirnya. Amel jadi kelimpungan. Satu-satunya jalan, adalah dengan menemui kakek Fabian (karena kakek Amel sudah meninggal), yang membuat kesepakatan perjodohan itu, untuk mendesak Abi segera menikahinya.

Tapi halangan lain datang lagi ketika VINA (kakaknya Fabian) baru datang dari sekolah di Australia. Begitu Vina tau kalau jodoh adiknya itu cewek manja dan kekanakan, Vina pun menentang, tidak setuju. Vina malah menjodoh-jodohkan Abi dengan ANGGUN, temannya, yang menurutnya lebih sesuai. Anggun tidak menampik.

Anggun mendapat bantuan dari Vina untuk bisa dekat dan bertemu Abi. Sedangkan Amel, yang tanpa dukungan, Karena belakangan, mamanya Amel juga meminta Amel mundur dari perjodohan itu. Sanggupkah Amel sendiriaan memperjuangkan jodoh-nya ini?

1 ulasan:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...