Sinetron Namaku Mentari


MENTARI adalah seorang gadis berusia 15 tahun yang cantik, tomboi, ceria, cerdik, nakal, tapi penyayang dan baik hati. Sepanjang dia bisa mengingat, dia sudah hidup di jalanan, tanpa kedua orang tuanya. Mungkin itu yang membuat dia tumbuh menjadi gadis yang keras dan tidak tau aturan dan sopan santun.

Mentari tinggal di rumah kardus bersama beberapa anak jalanan lainnya, yang usianya lebih kecil darinya. Merasa harus bertanggung jawab atas hidup “adik-adiknya” itu, Mentari terpaksa mencuri uang orang-orang di pasar, demi biaya hidup dia dan anak-anak jalanan yang lain. Tapi Mentari selalu mencatat uang yang dia ambil dari orang-orang yang dia curi itu, karena dia bertekad, suatu hari nanti, kalau dia sudah besar, dia akan mengganti semua uang itu, entah bagaimana caranya.

Suatu hari, seperti biasa, Mentari mulai “bekerja” di pasar. Orang-orang kaya dan sombong biasanya menjadi sasaran empuk Mentari. Namun saat itu, aksinya tertangkap oleh kamera BARA – pemuda SMU yang tampan, angkuh, dan hobi fotografi. Bara pun menghampiri Mentari dan menangkapnya. Dia langsung memarahi Mentari dan memaksa Mentari mengembalikan dompet yang dicurinya itu. Tapi Mentari tidak mau. Mentari malah menggigit tangan Bara keras-keras, dan akhirnya berhasil kabur.

Keesokan harinya, JABRIK, salah satu anak jalanan yang paling dekat dengan Mentari sakit. Mentari pun kembali melakukan aksinya untuk membeli obat Jabrik. Tapi sialnya, aksinya keburu terlihat oleh hansip pasar. Mentari pun dikejar hansip, sampai akhirnya Mentari berhasil kabur karena bersembunyi di sebuah mobil yang pintunya kebetulan terbuka.






Setelah merasa aman dan ingin keluar dari mobil, Mentari kaget karena mobil tersebut sudah jalan. Mau tak mau ia tetap bersembunyi di jok belakang. Tapi dasar Mentari yang tidak bisa diam, ia akhirnya kepergok suami-istri pemilik mobil tersebut, TYO dan RIKA, gara-gara Mentari tiba-tiba turut campur dalam pertengkaran mereka.

Tyo dan Rika sangat terkejut melihat ada seorang anak perempuan di mobil mereka. Namun mereka memutuskan membawa Mentari ke rumah mereka, dan menginterogasi Mentari. Mentari pun bercerita dengan jujur. Tyo dan Rika tambah syok, karena anak itu adalah pencuri. Tyo langsung memarahi dan menasehati Mentari. Mentari mencoba mengungkapkan alasan dia mencuri, tapi Tyo tidak mau dengar dan terus menasehatinya. Mentari akhirnya menarik tangan Tyo dan mengajak Tyo pergi ke rumah kardusnya.

Tyo terhenyak melihat pemandangan anak-anak jalanan yang hidup serba susah dan kekurangan. Tyo akhirnya tahu alasan Mentari mencuri, itu semua demi kelangsungan hidup anak-anak jalanan itu. Diam-diam Tyo merasa kagum pada Mentari. Tyo berpikir, Mentari itu sebenarnya baik, hanya saja, tidak ada orang yang mendidiknya selama ini.

Setelah bicara dengan Rika, akhirnya Tyo menghampiri Mentari lagi, dan mengajak Mentari untuk tinggal di rumahnya. Tyo beralasan, kalau Mentari mau belajar, Mentari kan bisa membantu anak-anak itu tanpa harus mencuri. Mentari akhirnya mau.

Di rumah Tyo, Mentari dengan ulahnya yang nakal dan tidak tau aturan selalu membuat kehebohan dan kekacauan. Tapi Tyo yang juga guru SMP, sangat sabar mendidik Mentari.

Beberapa waktu berlalu, Mentari sudah berhasil mengejar ketinggalannya dalam pelajaran. Tyo akhirnya memutuskan untuk memasukkan Mentari ke sekolah tempat dia mengajar.

Mentari pun mulai sekolah… Di hari pertama sekolah, Mentari secara tidak sengaja terlibat keributan dengan LIANA, cewek kaya yang jahat dan sombong. Sejak saat itu, Liana menjadi musuh bebuyutan Mentari di sekolah.

Mentari tidak tau, bahwa sebenarnya Liana adalah cucu angkat dari ALDI, kakek kandung Mentari yang kaya raya.

Sejak kematian anak dan menantunya (orang tua kandung Mentari) dan kehilangan cucunya (yang sebenarnya adalah Mentari), Aldi menjadi orang yang pemarah. WANDA, ibu kandung Liana yang juga anak angkat Aldi, selalu menyuruh Liana untuk mengambil hati Aldi, agar semua warisan dapat jatuh ke tangan mereka. Tapi Liana malah selalu kena semprot Aldi. Hal itu membuat Liana sangat kesal.

Di sekolah itu pula, Mentari berkenalan dengan DISTY – cowok playboy, nakal, tapi baik hati, dan ALVIN- sahabat Disty yang kalem, baik hati, dan manis.
Mentari sangat terkesan dengan sikap Alvin yang lembut dan manis. Sementara Disty dengan segala kegombalannya, selalu berusaha menggoda Mentari.

Mentari tidak tau, bahwa sebenarnya, Alvin adalah adik dari Bara, cowok SMU yang pernah menangkapnya saat mencuri di pasar dulu.

Pertemuan kedua Mentari dan Bara juga diwarnai dengan pertengkaran. Tapi lama-lama, Bara yang semakin mengenal Mentari, jadi jatuh hati pada Mentari, tanpa tau kalau adiknya, Alvin, juga menyukai Mentari.

Suatu hari, Tyo dan Rika terbelit masalah keuangan. Mentari yang merasa berhutang budi berniat membantu mereka dengan mencari kerja sampingan.

Secara tidak sengaja, Mentari malah bertemu dengan Aldi. Aldi sangat terkesan dengan sikap Mentari, tanpa tahu kalau Mentari adalah cucu yang selama ini dia cari-cari. Aldi lalu meminta Mentari bekerja di rumahnya.

Di rumah Aldi, Mentari bertemu kembali dengan Liana. Liana dan Wanda merasa terancam dengan kehadiran Mentari, karena Aldi yang selama ini kasar terhadap orang, bisa bersikap sangat baik dan tertawa terbahak-bahak bersama Mentari.

Di rumah itu pula, Mentari bertemu dengan NINA, gadis cilik berusia 8 taun, anak dari salah satu pembantu Aldi yang tinggal di sana. Nina yang lemah selalu menjadi bulan-bulanan Liana. Tapi Mentari dengan akalnya yang cerdik, selalu dapat membela Nina dan mengerjai Liana.

Bagaimana kisah Mentari selanjutnya? Sampai kapankah Mentari menyadari, bahwa Aldi sebenarnya adalah kakek kandungnya? Lalu bagaimana kisah persahabatan, persaudaraan, dan percintaan remaja antara Mentari, Disty, Bara, dan Alvin?

Semua itu akan menjadi jalinan kisah yang menarik, unik, lucu, romantis, sekaligus mengharukan.


Pemain

Amanda sbg Mentari
Bobby Joseph sbg Barra
Stuart Collin sbg Samudra
Kevin Julio sbg Disty
Ciccio sbg Jabrik
Nimaz Dewantary sbg Ratna
Febby Rasianty sbg Intan
Jessica Anastasya sbg Tiwi
Gisela Cindy sbg Liana
Rudy Salam sbg Kakek Mentari (Aldi)
Helsy Herlinda sbg Ibu Liana
Umar Lubis sbg Ayah Liana
Dewi Affandy sbg Ibu Allya
Yadi Timo sbg Tio
Della Puspita sbg Rika
Sultan Djorghi sbg Ayah Samudra & Barra
Vena Laddona sbg Ibu Samudra & Barra
Nia Ramadhani sbg Tika
Ririn Dwi Aryanti sbg Allya
Ervan Naro sbg Andre
Yuki Kato sbg teman wanita Disty (Sarah)

2 ulasan:

  1. banyak hikmah dan perjuangan hidup

    BalasPadam
  2. yang harus kita contoh dari cerita ini

    nama : andi boxer \

    BalasPadam

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...